Laman

membaca dan menulis alqur'an dengan bahasa ajam saja haram hukumnya

#1.Assalamu’alaikum.wr.wb.
BAGAIMANA HUKUMNYA MEMBACA ALQUR’AN DENGAN BAHASA AJAM SAJA?
Pertanyaan ini sering dilontarkan kepada saya,sudah tiga kali saya mendapat pertanyaan seperti ini lewat email saya,dan sudah 6x kali ditanyakan langsung kepada saya.
Sampai sekarang saya masih belum menemukan jawaban yang membolehkan membaca alqur’an atau menulis alqur’an dengan bahasa ajam saja,kalau sekaligus,arab dan ajamnya sama sama ditulis tidak apa apa,seperti tulisan di JUZ ‘AMMA,atau di AL QUR’AN terjemah.
Namun ada juga yang tetap mengatakan tidak boleh,karna dikawatirkan,salah dalam penulisannya.
Dasar pengambilannya: saya ambil dari kitab ATTAYSIR halaman 3.
وتحرم قراءته بالعجية وترجمته .بل ينتقل الى البدل. وكذا قراءته بالمعنى فقط.
Haram membaca AL QUR’AN dengan bahasa ajam(selain bahasa arab) dan menerjemahkannya,akan tetapi dipindahkan dengan ada badal (ganti).dan haram juga membacanya dengan ma’nanya saja (tanpa bahasa arabnya).
Menurut keterangan KH.MISHBAH jember juga sama,bahkan menulis AL QUR’AN dengan arab dan di tambah dengan ajam masih dimakruhkan,karna di kawatirkan kesalahan dalam menulisnya,atau kesalahan dalam membacanya.di karenakan dalam bahasa Indonesia khususnya masih tidak jelas cara menulis huruf arab,contohnya. ذ biasanya di tulis “dz” tapi ada juga yang menulis “dh”.
“dh” biasanya buat menulis huruf arab ظ bukan ذ . dan mungkin masih banyak yang lainnya.
Mungkin saya rasa ini sudah cukup jelas,semoga ini bermanfaat buat kita semua amin.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
sumber:
sumber ilmu
BAGAIMANA HUKUMNYA MEMBACA ALQUR’AN DENGAN BAHASA AJAM SAJA?
 http://mughits-sumberilmu.blogspot.com/2011/08/bagaimana-hukumnya-membaca-alquran.html


#2.hukum membaca dan menulis al-qur'an dengan bahasa ajam saja

mengenai hukum membaca dan menulis al-qur'an dengan bahasa ajam saja sudah saya tulis di blog saya sumber ilmu.
namun tidak ada salahnya saya tulis juga disini sekedar sebagai penguat,bagi anda yang ingin lebih banyak tahu dalilnya bisa berkunjung ke sumber ilmu.
hukum membaca dan menulis al-qur'an dengan bahasa ajam saja.
membaca al-qur'an ataupun menulis al-qur'an atau membaca al-hadits ataupun menulis al-hadits ulama' bersepakat mengharahkannya.
karna selain bahasa ajam,termasuk bahasa indonesia tidak bisa mewakili semua kalimat yang ada dibahasa arab.
seperti bahasa arabnya menolong,menolong dalam bahasa arab banyak lafadhnya bisa memakai نصر
bisa juga memakai اغاث
bisa juga memakai اعان
bisa juga memakai شفع
dan masih banyak yang lainnya.
dalam lafadh lafadh di atas sebenarnya ada peletaan peletaan tertentu,yang tidak bisa diletakkan disembarangan tempat atau keadaan.
sedangkan kalau dibahasa indonesia,menolong itu 'am,sudah bisa diletakkan ditempat apapun atau pada hal apapun.
dalam hal sederhana ini saja sudah jelas bahwa al-qur'an ataupun al-hadits tidak bisa ditulis atau dibaca dengan bahasa ajamnya saja,karna nantinya akan menyempitkan al-qur'an dan al-hadits itu sendiri.
untuk dalil dalil yang lain ataupun alasan alasan yang lain anda bisa lihat di sumber ilmu "hukum membaca dan menulis alqur'an dengan bahasa ajam saja"
semoga keterangan ini bisa bermanfaat buat kita semua amin.
sumber:
mughits zoho
http://mughitszoho.blogspot.com/2012/02/membaca-dan-menulis-al-quran.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar